PUNCAK JAYA - Di tengah hamparan hijau Kampung Purbalo, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, sebuah pemandangan hangat nan menyentuh terhampar pada Senin, (25/5/2026). Personel Satgas Yonif 613/Rja dan masyarakat setempat duduk bersama, beralaskan daun pisang yang membentang, berbagi hidangan dalam suasana keakraban yang meluluhkan hati.
Momen sederhana ini bukan sekadar santap siang, melainkan sebuah potret nyata dari eratnya tali silaturahmi yang terjalin antara prajurit TNI dan warga di wilayah penugasan. Tak ada sekat, tak ada jarak. Tawa dan canda riang mengalir bebas, merangkul semua kalangan, dari anak-anak hingga para tetua kampung.
Kegiatan ini merupakan manifestasi dari pendekatan humanis yang konsisten diusung oleh Satgas Yonif 613/Rja. Lebih dari sekadar menjaga stabilitas keamanan, mereka hadir untuk menanamkan rasa aman, kedamaian, dan kebahagiaan di hati masyarakat.
"Kami ingin kehadiran Satgas tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membawa rasa aman, kedamaian, dan kebahagiaan bagi masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan dengan warga, " ujar Letda Inf Susyawan.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin baik antara personel Satgas dan masyarakat adalah fondasi penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tanah Puncak Jaya.
Perasaan haru dan apresiasi terpancar dari warga Kampung Purbalo. Rosi Wonda, salah seorang warga, mengungkapkan kebahagiaannya atas perhatian yang diberikan para prajurit.
"Kami senang karena bapak-bapak TNI selalu hadir bersama masyarakat. Kegiatan seperti ini membuat hubungan kekeluargaan semakin kuat dan suasana kampung terasa lebih harmonis, " kata Rosi Wonda.
Di tengah keterbatasan yang ada, kebersamaan di atas daun pisang itu menjadi simbol abadi persaudaraan dan semangat gotong royong yang terus membara di pedalaman Papua Tengah. Sebuah pengingat bahwa ikatan kemanusiaan jauh melampaui segala perbedaan.
Sumber: Satgas Yonif 613/Rja

Updates.