Makan Bareng di Atas Daun Pisang, Cara Satgas TNI dan Warga Yamo Rajut Kebersamaan di Pegunungan Papua

    Makan Bareng di Atas Daun Pisang, Cara Satgas TNI dan Warga Yamo Rajut Kebersamaan di Pegunungan Papua
    Satgas TNI dan Warga Yamo rajut kebersamaan dengan makan bareng di atas daun pisang di Pegunungan Papua, Sabtu (6/6/2026).

    PUNCAK JAYA - Hamparan daun pisang yang membentang panjang di Kampung Yamo, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, menjadi saksi hangatnya kebersamaan antara anak-anak, mama-mama Papua, dan personel Satgas TNI. Dalam suasana penuh keakraban, mereka duduk berdampingan menikmati hidangan sederhana yang menghadirkan kebahagiaan dan mempererat tali persaudaraan, Sabtu (6/6/2026).

    Kegiatan makan bersama yang digelar Satgas di wilayah TK Yamo itu bukan sekadar berbagi makanan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi ruang untuk membangun kedekatan, memperkuat hubungan sosial, dan menanamkan nilai kebersamaan kepada generasi muda Papua.

    Tawa riang anak-anak terdengar menghiasi suasana siang di kampung tersebut. Sementara para mama Papua tampak berbincang hangat dengan personel Satgas yang berbaur tanpa sekat bersama masyarakat.

    Tradisi makan bersama di atas daun pisang yang telah lama dikenal sebagai simbol persatuan dan kekeluargaan itu menjadi media sederhana namun efektif untuk mempererat hubungan antara aparat negara dan warga di wilayah pedalaman Papua.

    Salah seorang warga, Mama Yeremi, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak di Kampung Yamo.

    "Kami merasa senang dan bersyukur atas perhatian yang diberikan. Kegiatan makan bersama ini membuat anak-anak bahagia dan menambah keakraban antara masyarakat dengan bapak-bapak Satgas. Semoga hubungan baik yang sudah terjalin dapat terus terjaga dan membawa manfaat bagi Kampung Yamo, " ujar Mama Yeremi.

    Menurutnya, kegiatan sederhana seperti makan bersama memiliki makna yang besar bagi masyarakat karena menghadirkan rasa kebersamaan serta kepedulian yang nyata.

    Sementara itu, Letda Inf Herwin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dilakukan Satgas dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah penugasan.

    "Kegiatan makan bersama ini merupakan wujud kebersamaan dan kedekatan antara Satgas dengan masyarakat. Melalui momen sederhana seperti ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dan mama-mama di Kampung Yamo. Kami berharap kebersamaan yang terjalin dapat mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan rasa saling peduli, serta memberikan semangat bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, " kata Herwin.

    Menurutnya, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Papua.

    Di tengah berbagai tantangan kehidupan di daerah pegunungan, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perhatian dan kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana.

    Hamparan daun pisang yang menjadi alas makan bersama siang itu bukan hanya tempat menyajikan hidangan. Di atasnya tersimpan cerita tentang persaudaraan, kepedulian, dan harapan yang tumbuh di tengah masyarakat Papua.

    Melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga, Satgas berharap hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat terus terjaga serta mampu memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak dan kesejahteraan masyarakat di Kampung Yamo.

    (PERS)

    satgas tni papua kebersamaan humanis jurnalistik sosial puncak jaya papuatengah beritapapua tniuntukrakyat
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Pamtas Yonif 631/Antang Hadirkan...

    Artikel Berikutnya

    Bhakti TNI di Papua Tengah, Satgas Yonif...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Surat Keysa Dijawab, Kepala Staf Angkatan Darat  Perintahkan Prajurit Segera Bangun Jembatan Gantung
    Surat Keysa untuk Presiden: Tali Slink Jembatan Lepas, Puluan Siswa Minta Jembatan Segera Diperbaiki
    Dr. Hendri: Mengembalikan Pendidikan sebagai Jantung Perjuangan PERTI
    Pangdam III/Siliwangi Lantik Prajurit Baru Dikmata Infanteri dan Kesehatan Gelombang II TA 2026

    Ikuti Kami